indohoki88

Tuesday, December 23, 2014

WENGER USUNG MISI PENTING HADAPI BOXING DAY



indohoki88.comJelang laga Boxing Day yang akan berlangsung sejak tanggal 26 Desember hingga 1 Januari, manajer Arsenal, Arsene Wenger mengusung misi penting bersama anak asuhnya. Misi itu tak lain menyapu semua pertandingan dan mengembalikan The Gunners ke papan atas.

The Gunners akan menghadapi empat tim medioker seperti Queens Park Rangers,West Ham UnitedHull City dan Stoke City. Wenger pun meminta kepada para penggawanya untuk memaksimalkan semua laga agar bisa meraup poin penuh sehingga bisa bertahan di papan atas Premier League.
“Kami harus mengambil keuntungan pada jadwal Natal. Kami memiliki tiga pertandingan dalam periode singkat. Itu jadwal yang ketat, tetapi kesempatan kami untuk mengambil poin,” kata pelatih asal Perancis itu.
Arsenal untuk sementara mengoleksi 27 poin dalam 17 pertandingan dan berada di peringkat enam klasemen Liga Primer Inggris, tertinggal 15 poin dari Chelseayang nyaman di peringkat satu.

MOYES BANDINGKAN SEPAK BOLA SPANYOL DAN INGGRIS




indohoki88.comPelatih Real Sociedad, David Moyes merasakan tantangan yang besar ketika melatih klub Spanyol untuk pertama kalinya. Menurut pria Skotlandia itu, gaya permainan yang ditunjukan sepak bola Spanyol dan Inggris sangat jauh berbeda.

Menurut Moyes, gaya sepak bola Spanyol sangat menekankan teknis, sementara di Inggris lebih mementingkan fisik. Hal tersebutlah yang membuat eks pelatih Evertonitu harus terus beradaptasi dengan kultur sepak bola Spanyol.
“Sepakbola Spanyol lebih teknis dan mungkin sepakbola Inggris lebih bermain fisik dengan tim-tim yang kuat,” ujar pria Skotlandia itu.
“Namun kita harus sadar, tim nasional Spanyol telah memenangkan Piala Dunia dan dua gelar Euro Itu berarti di Spanyol, di La Liga, mereka melakukan tugasnya dengan sangat baik.”
Moyes bergabung dengan ikatan kontrak selama 18 bulan dan baru kalah sekali sejak menjabat di Sociedad.

Monday, December 22, 2014

RONALDO KEMBALI INCAR GELAR LIGA CHAMPIONS



indohoki88.comPenyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, rupanya belum puas usai timnya menjuarai Piala Dunia Antarklub. Ia mengincar kesuksesan lainnya dan yakin Madrid bisa mempertahankan Liga Champions musim ini.

Ronaldo optimis El Real dapat meneruskan kejayaan mereka di tahun 2014 ini serta kembali mengangkat kembali trofi tertinggi kejuaraan tertinggi di Eropa tersebut. 
Raksasa Spanyol itu berhasil membungkam San Lorenzo sekaligus membawa pulang gelar Piala Dunia Antarklub pada pekan lalu. Gelar itu memberi mereka catatan manis dalam menutup tahun ini dengan meraih empat gelar sekaligus.
Sebelumnya, Los Blancos telah meraih gelar Copa del Rey, Liga Champions dan Piala Super Eropa sepanjang 2014 ini.
“Saya berharap tahun depan akan sebaik 2014 dan kami dapat memenangi seluruh gelar yang kami ikuti terutama Liga Champions,” paparnya.
“Berhasil menjuarai Piala Dunia Antarklub adalah momen bersejarah dan tentu saja mendapat tempat spesial di hati saya,” sambungnya.

HUGHES: CHELSEA AKAN MENANGI SEMUA GELAR MUSIM INI



indohoki88.comManajer Stoke City Mark Hughes menyatakan bahwa Chelsea bisa saja memborong semua gelar yang tersedia musim ini pada akhir musim nanti.

The Blues memang tampil impresif sejauh ini dengan baru terkalahkan dariNewcastle di Premier League dua pekan lalu. Mereka juga berada di fase gugurLiga Champions, semifinal Piala Liga dan baru akan berlaga di Piala FA kontraWatford bulan depan.
Hughes yang pernah memenangi double, dua gelar dalam semusim bersama  Manchester United, mengonfirmasi bahwa dirinya percaya Chelsea akan membuat sejarah baru dalam dunia sepak bola Inggris musim ini.
“Mereka bisa memenangi semua gelar. Mereka cukup kuat untuk tantangan seperti itu. Mereka mempunyai perpaduan kuat antara pemain muda dan berpengalaman, mereka punya kapasitas untuk memenangi semua gelar yang tersedia,” kata manajer asal Wales.
Baik Stoke maupun Chelsea akan bersua nanti malam, Selasa (23/12) dini hari WIB di Britania Stadium. The Blues kini berada di posisi dua klasemen setelah pekan lalu disalip oleh Manchester City yang memiliki poin yang sama dari 16 laga.

BORUSSIA DORTMUND JALIN KERJASAMA DENGAN KLUB MALAYSIA



indohoki88.comBorussia Dortmund menjalin kemitraan dengan klun Malaysia Super League, Johor Darul Takzim yang meliputi pertukararan ilmu kepelatihan dan pengembangan pemain muda Malaysia.

“Kerja sama ini akan memperhatikan aspek pengembangan ilmu kepelatihan, pertukaran pemain di masa depan dan juga menaruh fokus dalam pembinaan usia dini.”
Sebagai salah satu bentuk kerjasama mereka, kabarnya Die Borussen akan bertolak ke Malaysia pada Juli mendatang untuk menjalani laga uji coba dengan JDT di Tan Sri Dato Haji Hassan Yunos Stadium.
“HRH Brigadir Jenderal Tunku Ismail Ibni Sultan Ibrahim, putra mahkota Johor dan presiden dari Federasi Sepakbola Johor, dengan bangga mengumumkan bahwa kesepakatan kerja sama antara JDT dan Borussia Dortmund telah tercapai,” 
“Dengan jalinan yang ada sekarang ini, Dortmund akan berkunjung pertama kalinya ke Johor untuk memainkan laga persahabatan menghadapi JDT pada Juli mendatang.”

10 TAHUN BERLALU, APA KABAR MARTUNIS?




indohoki88.comSudah 10 tahun setelah tsunami Aceh yang meluluh lantahkan seluruh harta benda dan memisahkan anak-anak dengan orangtuanya, Martunis, bocah yang selamat dari bencana yang mengerikan itu tetap mengusung mimpinya untuk menjadi pemain sepak bola profesional.

Masih ingat Martunis? Bocah yang saat berumur 8 tahun itu terombang-ambing selama tiga minggu di antara sampah-sampah material yang dihanyutkan oleh tsunami di Aceh dengan hanya menggunakan seragam Timnas Portugal. Kini, ia telah tumbuh dewasa dan terus berusaha mewujudkan mimpinya yang juga menjadi mimpi anak-anak di seluruh dunia, yaitu menjadi seorang pesepak bola profesional.

Martunis kecil ditemukan masih bernapas setelah hanyut selama tiga minggu akibat tsunami yang menghantam Aceh. Rumahnya hilang ditelan bencana tersebut. Begitu pun dengan ibu dan kakak perempuannya.
Kemampuannya bertahan selama tiga minggu itu sempat mengagetkan para dokter dan relawan medis yang saat itu hampir menyerah untuk menyelamatkan para korban tsunami. Martunis seketika itu menjadi simbol harapan dari seluruh warga Aceh.
Sudah 10 tahun setelah bencana itu berlalu, The West Australian bertemu dengan bocah yang kini telah berusia 18 tahun itu. Ia masih tinggal di Banda Aceh dan masih menyimpan seragam Portugal yang digunakannya saat dirinya hanyut.
Martunis mengaku ia masih mengingat jelas kejadian yang menimpanya pada 26 Desember 2004 itu.
Ia bersama ibu dan kakak perempuannya di dalam mobil, berusaha melarikan diri dari kejaran air yang menggulung. Namun, usaha mereka gagal. Mobil mereka terempas dan melempar Martunis keluar dari dalam mobil. Martunis kehilangan mereka dan berhasil menyelamatkan dirinya dengan berpegangan pada sebuah bangku sekolah, lalu ke sebuah kasur, ke sebuah pohon dan terakhir ke sebuah sofa.
Ia hanyut melewati kota tempat tinggalnya menuju ke laut dan selama tiga minggu ia hanya melihat mayat dan hanya memakan mie instan yang belum dimasak untuk bertahan hidup.
“Saya berada di laut selama 21 hari dan tidak melihat siapa pun,” ujar Martunis mengenang.
Setelah itu ia ditemukan oleh relawan dalam keadaan dehidrasi, linglung dan sekujur tubuhnya habis digigit nyamuk. Ia lalu diserahkan kepada organisasi Save The Children yang saat itu berada di Aceh.
Mohammad Hatta, salah satu relawan yang bekerja di organisasi tersebut dan tidak mampu bicara dalam bahasa Aceh adalah orang yang dipercaya untuk menjaganya.
“Saya membawa Martunis ke rumah sakit dan mengatakan kepada tim dokter, ‘anak ini baru ditemukan hari ini’,” ujar Hatta saat ditemui di rumahnya.
“Di hari itu, ketika saya melihat Martunis, ia sangat lemah. Saat bersama saya, itu adalah tenaga terakhir yang dimilikinya. Jika para relawan itu tidak menemukannya beberapa menit saja, ia pasti sudah tidak berada lagi di sini,” jelasnya.
Di rumah sakit tempat Hatta membawa Martunis, ia bertemu dengan ayah kandung Martunis yang langsung dibawanya ke hadapan Martunis.
“Saya mengatakan kepada ayahnya, ‘Ia masih sedikit linglung dan berusaha untuk menerima apa yang terjadi kepadanya. Coba untuk sabar menghadapinya’,” ujar Hatta mencoba mengingat-ingat lagi.
Saat ayahnya berada di hadapannya, Martunis hanya menatapnya dan tidak mengatakan sepatah kata pun. “Saya bertanya kepada Martunis, ‘Apa kamu mengenalnya? Ini ayahmu’,” ujar Hatta. “Ayahnya lalu menghampirinya, memeluknya dan Martunis mulai menangis.”
Ditemui setelah hampir satu dekade setelah kejadian itu, Martunis yang sedang memainkan bola di pinggir laut mengatakan, ia masih menyimpan keinginan untuk menjadi pesepak bola profesional.
Dan demi mewujudkan mimpinya itu, ia masih terus berlatih di SSO Real Madrid Foundations di lapangan kompleks Stadion Harapan Bangsa, Aceh, tiga kali seminggu.

Pelatih di SSO tersebut memuji Martunis yang disebutnya baik secara visi meski diakuinya ia harus terus berlatih dan bekerja keras untuk meningkatkan staminanya.
Pada kesempatan itu, Martunis juga tidak lupa bercerita tentang tiga seragam lainnya yang ia simpan di sebuah koper.
Seragam pertama ditandatangani oleh seluruh skuat timnas Portugal yang diberikan kepadanya setelah ceritanya bertahan hidup dari tsunami menjadi berita utama di media-media luar.
Seragam kedua adalah seragam away timnas Portugal berwarna putih yang ditandatangani langsung oleh mega bintang, Cristiano Ronaldo yang telah bertemu dengannya dan menyebutnya sebagai anak angkatnya.
Seragam terakhir yang disebutnya sebagai seragam paling spesial juga diberikan kepadanya oleh Ronaldo. Seragam timnas Portugal yang bertuliskan namanya dan bernomor punggung ‘1’.

Saturday, December 20, 2014

SAN LORENZO TAK PASRAH PADA REAL MADRID




indohoki88.comJelang partai final Piala Dunia Antarklub yang digelar akhir pekan ini,San Lorenzo tak akan pasrah begitu saja kepada lawan mereka di final, Real Madrid.

San Lorenzo memastikan berhasil tampil di final setelah mengalahkan wakil Oceania,Auckland City, secara susah payah dalam laga yang harus diselesaikan dengan perpanjangan waktu selama 120 menit dengan skor 2-1.
Meskipun harus mati-matian melawan tim yang notabene lebih lemah di semifinal, melalui gelandang veterannya Juan Mercier, San Lorenzo tak akan gentar sedikit pun terhadap Real Madrid.
“Kami tahu Real Madrid mempunyai pemain-pemain dari planet lain, tapi kami akan mati-matian dan kami tak pasrah begitu saja,” ujar pemain 34 tahun kepada FIFA.com.
“Determinasi ketenangan dan tanpa beban yang membuat kami menjadi yang terbaik di Amerika Selatan dan dengan kekuatan mereka itulah mereka menjadi peserta di turnamen ini. Kami tahu apa yang harus dilakukan,” pungkas Mercier.